Komunitas Penggemar Catur Seluruh Indonesia




Penulis Topik: Bobby Fischer Sang legendaris  (Dibaca 4899 kali)

boyas

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 22
    • Lihat Profil
Bobby Fischer Sang legendaris
« pada: September 16, 2009, 01:23:24 PM »
Sang legendaris Bobby Fischer juara dunia 1972-1975 memainkan catur dengan keindahan, harmoni, dan seni. Dalam benak seorang yang kreatif, papan catur bagaikan sebuah kanvas dimana biji-biji catur adalah alat untuk berekspresi.

Catur adalah seni karena relasi antara biji-biji catur dapat menghasilkan harmoni seumpama simfoni atau lukisan yang indah.

Catur adalah olahraga karena unsur kompetisi bukan hanya mental namun fisik, emosi, sekaligus psikologi.

Catur adalah ilmu karena dapat dipelajari dan dibuat teori, dan dalil-dalilnya dapat dibuktikan.

Sebuah masterpiece partai catur yang indah, dengan logika dari awal hingga akhir, adalah karya seni di mata penggemar catur. Ada kepuasan intelektual di saat kita memainkan sebuah partai masterpiece.

Vassily Smyslov, Juara Dunia Catur ke-7 dalam sejarah, seorang individu multi dimensi. Kecintaan Smyslov yang lain selain catur adalah musik dan beliau adalah seorang penyanyi opera disegani di masa mudanya. Beliau menemukan banyak hubungan antara catur dan musik. Bahkan Smyslov menggambarkan relasi dan komunikasi antara biji-biji catur sebagai harmoni. Beliau menemukan bahwa hubungan antara biji-biji catur menjadi sebuah harmoni adalah logika murni.

Ada beberapa bentuk permainan catur, seperti juga dalam permainan basket. Permainan satu lawan satu antar teman dimana hasil tidak menjadi masalah, tidaklah dapat dikategorikan kompetisi serius. Untuk dapat dikategorikan olahraga, diperlukan unsur kompetisi.

Ditemukan juga fakta bahwa seseorang membakar sejumlah kalori pada saat memainkan sebuah partai yang serius, sama banyaknya dengan saat memainkan olahraga fisik lain seperti basket, sepakbola. Ada sesuatu yang terjadi di otak, proses metabolisme yang menyebabkan tubuh membakar kalori. Kata lain dari kalori adalah energi. Banyak energi yang dikeluarkan ketika seseorang bermain partai catur yang serius. Ini membuktikan bahwa catur juga mengandung unsur fisik, berarti mencakup unsur olahraga.

Apa ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan biji catur ? Ketrampilan yang baik dalam menembak bola dalam permainan basket, serupa dengan ketrampilan yang dibutuhkan oleh seorang pecatur untuk memainkan partai yang baik (memainkan langkah yang baik). Ketrampilan yang sesungguhnya dapat dan perlu dipelajari, oleh sebab itu catur sering digambarkan sebagai permainan yang mudah untuk dipelajari, tapi sulit untuk dikuasai dengan sempurna (it's easy to learn, but difficult to master).

Catur juga permainan dengan prinsip-prinsip yang dapat dirumuskan seperti : bagaimana strategi di posisi tertentu dan sebagainya. Kebenaran yang murni dapat dibuktikan. Oleh sebab itu, catur juga adalah ilmu.

Jadi apakah catur itu seni, olahraga, atau ilmu ? Sebuah perdebatan yang telah berlangsung berabad-abad. Catur terlalu kompleks untuk dikategorikan bagian per bagian, karena sesungguhnya catur adalah kombinasi dari ketiganya : Art, Sport, & Science.

Dibawah ini disajikan notasi dan peragaan video dari salah satu partai indah dan abadi dalam sejarah catur, antara Paul Morphy (pemain terbesar di abad 19) bermain putih melawan aristocrat Jerman dan Perancis (Karl, Duke of Brunswick and Count Isouard). Partai singkat 17 langkah terkenal dengan nama Opera Game. Mereke mengundang Morphy ke gedung Opera Paris, dan mengajak Morphy bermain catur saat Morphy menyaksikan pertunjukan opera. Duke dan Count (bermain buah hitam) diperkenankan berkonsultasi selama permainan.

1. e4 e5 2. Nf3 d6 3. d4 Bg4 4. dxe5 Bxf3 5. Qxf3 dxe5 6. Bc4 Nf6 7. Qb3 Qe7 8. Nc3 c6 9. Bg5 b5 (?) 10. Nxb5! cxb5? 11. Bxb5+ Nbd7 12. 0-0-0 Rd8 13. Rxd7 Rxd7 14. Rd1 Qe6 15. Bxd7+ Nxd7 16. Qb8+! Nxb8 17. Rd8# C

dari : http://www.andriewongso.com/awartikel-918-Sports_Corner-Catur_-_Seni,_Olahraga_Atau_Ilmu_-

hddstudio

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 11
    • Lihat Profil
    • PT HDD Studio Data Recovery
Re:Bobby Fischer Sang legendaris
« Jawab #1 pada: September 07, 2010, 01:51:18 PM »
Robert James Fischer lahir tahun 1943, semasa Perang Dunia II sedang berkecamuk di Eropa dan ia bukan berasal dari sebuah negara dimana catur menjadi "olahraga dan kebudayaan" utama. catur hanya olahraga kelas dua di Amerika Serikat setelah Rugby dan Kasti  - bahkan sampai sekarang

Fischer hidup dengan ibu dan kakak perempuannya berpindah-pindah apartemen di Brooklyn dan baru mengenal catur pada usia 9 tahun di Brooklyn Chess Club. Belakangan ia diajak Frank Brady (penulis buku Bobby Fischer I know & Fischer the profile of a Chess prodigy) ke Manhattan Chess Club. Di sana secara mengejutkan Fischer kecil membabat habis para pecatur senior Manhattan - Isaac Kashdan, Arthur Dake & Santasiere. Saat itu, Arthur Bisguier yang merupakan salah satu pecatur senior AS mengatakan kelihatannya Fischer adalah sosok yang sudah lama ditunggu AS untuk mengalahkan dominasi Uni Sovyet di dunia catur.

Pada usia 14 tahun Fischer memulai karir catur professionalnya dengan menjadi juara nasional Amerika Serikat 1957. Dengan menjadi juara nasional AS, ia sekaligus pada usia 14 tahun menyandang gelar MI (Master International) - sebuah rekor dunia saat itu - dan berhak mengikuti turnamen Interzonal 1958 di Ljubljana/Portoroz (Yugoslavia) karena juara AS sekaligus merupakan juara zonal.

Dalam turnamen Interzonal tsb, Fischer lolos kualifikasi (sekaligus di usia 15 tahun menjadi GM termuda di dunia, rekor baru lagi saat itu) dan maju ke turnamen kandidat tahun 1959 Di Bled/Rovinj Zagreb (Yugoslavia)

Turnamen kandidat 1959 merupakan turnamen yang sangat berat dan melelahkan untuk para peserta. Sistem pertandingan yang digunakan ialah dua kali kompetisi penuh, sehingga satu pemain menghadapi lawannya 4 kali - 2 partai sebagai putih dan 2 partai sebagai hitam. Fischer melakukan protes, menuduh para pecatur Sovyet melakukan manipulasi sistem dengan cara bermain draw cepat-cepat dengan rekan senegara untuk menghemat tenaga dan bertanding all out sekeras-kerasnya melawan pecatur negara lain. Protes Fischer ditolak FIDE dan pertandingan dilanjutkan.

Catatan : dalam turnamen kandidat tsb, sebenarnya terjadi rivalitas murni antara dua pecatur Uni Sovyet : Mikhail Tal dari Riga, Latvia dan Paul Keres dari Parnu, Estonia. Keduanya berasal dari negara jajahan Uni Sovyet, berusia muda dan sangat berbakat.

Mikhail Tal ("si Tukang sulap dari Riga") muncul sebagai juara turnamen kandidat dan berhak menantang juara dunia Mikhail Botwinnik - The Duel of two Mikhails from Sovyet. Dan selanjutnya sejarah mencatat, Tal mengalahkan Botwinnik dan menjadi juara dunia termuda saat itu dalam usia 24 tahun. Sebuah rekor dunia yang bertahan selama 25 tahun dan akhirnya kelak ditumbangkan oleh Garry Kasparov pada tahun 1985 dengan menjadi juara dunia pada usia 22 tahun.

Sepulang dari turnamen kandidat, Fischer belajar terus. Ia malah mempelajari bahasa Rusia dan sibuk membaca buku-buku catur Rusia yang jumlahnya puluhan ribu sampai tak terhingga banyaknya. Sekali lagi, tahun 1962, Fischer mengikuti turnamen kandidat di Curacao 1962. Tapi dominasi Uni Sovyet masih memenuhi peserta turnamen. Kali ini Tigran Petrosyan ("le Tigre" - The undisputed boa constrictor) muncul sebagai kandidat.

Tahun 1965 Fischer tidak ikut kandidat, demikian pula tahun 1968. Ia dengan sabar menunggu sampai diubahnya sistem turnamen yang tidak disukainya tsb.

Sampailah akhirnya masa keemasan Fischer. Pada tahun 1971 ia muncul sebagai juara kandidat, setelah sistem pertandingan diganti oleh FIDE. Turnamen kompetisi penuh yang sebelumnya digunakan, akhirnya diubah menjadi dwilomba sistem gugur. Dengan sistem ini, tidak ada peluang kerjasama dan manipulasi tim senegara.

Di perdelapan final, ia mencukur GM Bent Larsen dari Denmark dengan angka 6-0, kemudian di perempat final, Fischer menggulung GM Mark Taimanov dari uni Sovyet 6-0, dan terakhir di semifinal menekuk mantan juara dunia Tigran Petrosian 6.5-2.5 (sama dengan 4-0 untuk Fischer)

Tinggal Boris Spassky, sang juara dunia baru dari Uni Sovyet yang menunggu di final. Spassky merupakan salah satu pecatur yang memiliki skor plus terhadap Fischer. Harapan masyarakat catur barat sangat besar untuk Fischer, mengingat hasilnya di babak peniyisihan. Namun di babak pertama dwilomba melawan Spassky di Reykjavik tahun 1972, Fischer membuat blunder yang menyebabkan partai draw menjadi kalah. Semua pendukung Fischer mulai cemas. Ditambah lagi Fischer kalah WO (walk out) yang seakan-akan memberi "voor" 2 angka untuk Spassky. Tapi rentetan kejadian yang mencemaskan ini toh pupus sudah, saat Spassky menyalami tangan Fischer, memberi selamat kepada sang juara dunia baru. Ya, Fischer menekuk Spassky dengan angka 12,5 - 8,5 (sama dengan 4-0 untuk Fischer) dan menjadi juara dunia non Sovyet setelah perjuangan bertahun-tahun yang meletihkan.

Prestasi Fischer di dunia catur internasional, layak dikagumi - terlepas dari suka atau tidaknya kita dengan eksentriknya gaya hidup dan ideologi Fischer. Fischer merupakan GM pertama yang "mbalelo" dan melakukan protes berulang kali ke FIDE. Demikian banyak tuntutan Fischer yang "aneh-aneh", tapi semuanya tidak lepas dari tujuannya untuk mengangkat catur sebagai olahraga yang sportif dan terhormat. Berkat jasa-jasa Fischer, pecatur professional sekarang merasakan manfaatnya. Bayaran dan hadiah yang tadinya sangat rendah mencapai kelipatan yang mengagumkan, walau belum sepenuhnya sesuai tuntutan Fischer.

Sayangnya, setelah menjadi juara dunia, Robert James Fischer menghilang dari publik. Tidak ada yang mengetahui pasti kemana ia "bersembunyi" sepulangnya dari Reykjavik. Ada yang mengatakan (GM Eugenio Torre dari Filipina) bahwa Fischer menetap di Filipina selama beberapa waktu lalu kembali ke AS lewat Mexico.

Garry Kimovich Kasparov lahir tahun 1963, saat dunia sedang sibuk membangun, di negara bagian Azerbaidjan (semasa jajahan Uni Sovyet) dan saat berusia 6 tahun, ia memperoleh kesempatan untuk masuk ke Sekolah Khusus Catur yang waktu itu dipimpin oleh mantan juara dunia 3 kali, Dr. Mikhail Botwinnik. Sekolah catur ini memiliki kelas-kelas khusus yang dikelola staf pengajar yang merupakan para pecatur terkuat di Uni Sovyet - Aleksandar Nikitin, Iosif Dorfman dan Mark Dvoretsky.

Di sekolah ini, yang diajarkan bukan hanya teori atau cara bertanding semata. Ada doktor spesialis gizi yang bertugas menjaga stamina dan kesehatan mereka, ada psikolog yang mengawasi perkembangan anak-anak ini. Catur tidak hanya menjemukan di dalam kelas, setiap pagi mereka latihan lari pagi dan senam dibimbing instruktur - bahkan ada lapangan sepakbola, dan kolam renang. Para murid di sekolah ini, boleh dikatakan mendapat apa yang terbaik yang diberikan oleh Uni Sovyet agar mereka dapat menghasilkan yang terbaik juga untuk Uni Sovyet di bidang catur.

Hasilnya apa dari sekolah ini?

Anatoly Karpov, sebagai contoh utama, adalah lulusan sekolah ini juga - juara dunia 1975-1985 dan 1993-1995. Nama besar lainnya : Garry Kasparov (juara dunia FIDE 1985 - 1993 & PCA 1993 - 2003), Artur Yusupov, Vassily Ivanchuk (juara dunia catur blitz 2009), Boris Gelfand, Alexei Shirov, Vladimir Kramnik (juara dunia PCA 2003 & BGN 2005), Alexander Khalifman (juara dunia FIDE 2003), Ruslan Ponomariov (juara dunia FIDE 2006) semuanya adalah elite Grandmaster dengan rating elo 2650 - 2800 ! Para juara dunia catur dari Uni Sovyet juga sekaligus menerima medal of honour dari negara sebagai "pahlawan" olahraga dan digaji - diberi fasilitas oleh negara.

Wow, luar biasa menurut anda ? Ya, begitulah kondisi di Uni Sovyet (bhakan sampai sekarang di Rusia), catur telah menjadi olahraga presitius dan elite. Catur telah menjadi kebudayaan - gengsi intelektualitas seseorang - Ada sekolah-sekolah khusus dan bahkan ada Universitasnya - beda yang sangat mencolok dengan kondisi Fischer.

Berikut buku-buku yang yang saya jadikan rujukan utama :
1. The Games of Robert James Fischer - BT Batsford 1973, Wade, O'Connell, Blackstock
2. My 60 Memorable Games - Simon & Shcuster 1971, Fischer
3. My Great Predecessors volume 4, Gambit 2006, Kasparov
4. Bobby Fischer & His Predecessors, Batsford 1974, Euwe
5. The Sovyet School of Chess, BT Batsford 1978, Kotov
6. From Steinitz to Fischer, Chess Informant 1976, Euwe
7. World Chess Championships 1960-2006 (2 volumes) 2006, Gambit, Schiller
8. Chess Informant, terutama volume 01 sampai 15
9. Think Like a Grandmaster, BT Batsford 1973, Kotov
10. Korchnoi's 400 Best Games, BT Batsford 1978, Korchnoi, Wade

Sumber lainnya terlampau banyak untuk disebutkan satu per satu, semuanya berperan dalam memberikan informasi di thread ini

Komunitas Penggemar Catur Seluruh Indonesia

Re:Bobby Fischer Sang legendaris
« Jawab #1 pada: September 07, 2010, 01:51:18 PM »


 



Copyright © Komunitas Penggemar Catur Seluruh Indonesia